Salat · 28 Agustus 2026
Cara sholat untuk pemula (bergambar, bukan fatwa)
Panduan sholat langkah demi langkah: wudu, kiblat, delapan gerakan sekali, tabel rakaat fardu, contoh Subuh 2 rakaat. Cek jadwal Jakarta di Namaz Buddy — bukan fatwa.

Baru belajar sholat? Internet ingin menjadikanmu fuqaha sebelum makan malam. Halaman ini sebaliknya: satu set gerakan bergambar, tabel rakaat fardu, lalu contoh Subuh lengkap. Bukan fatwa. Untuk detail yang bergantung mazhab, tanyakan ustadz yang kamu percaya.
Lima waktu: Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, Isya. Jam bersifat lokal. Jakarta dan Surabaya sholat rakaat yang sama di menit berbeda — di Indonesia banyak papan masjid memakai parameter Kemenag / SIHAT dan Asar Syafii. Buka halaman kotamu hari ini; jangan tangkap layar grafik “jam dunia”.
Sebelum berdiri
- Wudu jika perlu — air bersih, niat, urutan yang diajarkan guru.
- Kiblat — hadap Ka’bah. Pakai kompas aplikasi atau alat kiblat tepercaya.
- Niat — di hati, sholat apa yang akan dikerjakan. Tidak wajib diucapkan keras.
- Tempat — permukaan bersih. Sajadah membantu; bukan syarat magis.
Jadwal dan gerakan adalah halaman terpisah. Simpan jadwal sholat kotamu sebelum hafal semua surat.
Delapan posisi (pelajari sekali)
Setiap rakaat fardu memakai kerangka yang sama. Sunnah sebelum/sesudah fardu menambah rakaat — lihat berapa rakaat seperti papan masjid. Di bawah ini isi satu rakaat.
1. Takbiratul ihram
Angkat kedua tangan setinggi telinga (atau bahu — keduanya ada), ucap Allahu Akbar. Sholat dimulai sampai salam.
2. Berdiri (qiyam)
Tangan kanan di atas kiri — di dada atau pusar (beda mazhab). Doa pembuka jika hafal, lalu Al-Fatihah dan surat pendek di dua rakaat pertama kebanyakan sholat. Hanya Fatihah? Mulai dari situ — imam bisa melengkapi nanti.
3. Rukuk
Allahu Akbar, bungkuk punggung lurus, tangan di lutut. Minimal Subhana Rabbiyal ‘Adzim tiga kali. Bangun dengan Sami’allahu liman hamidah; tegak tambahkan Rabbana lakal hamd.
4. Sujud
Allahu Akbar, turun: dahi, hidung, kedua telapak, kedua lutut, jari kaki. Subhana Rabbiyal A‘la tiga kali umum. Setiap rakaat dua sujud dengan duduk singkat di antaranya.
5. Duduk antar sujud (i’tidal / jalsa)
Bangkit dari sujud pertama, duduk sebentar, sujud lagi. Di rakaat kedua (dan rakaat terakhir sholat), duduk ini menjadi duduk tasyahud.
6. Duduk akhir (tasyahud) dan salam
Rakaat terakhir: duduk, baca tasyahud (dan shalawat jika hafal). Akhiri salam kanan dan kiri: Assalamu ‘alaikum warahmatullah.
Rakaat fardu — lima waktu
Angka di bawah hanya fardu. Masjidmu mungkin menambah sunnah — ikuti papan tempat kamu sholat.
| Sholat | Rakaat fardu | Catatan |
|---|---|---|
| Subuh | 2 | Kedua rakaat dibaca keras dalam jamaah (imam memimpin). |
| Zuhur | 4 | Dua rakaat pertama: Fatihah + surat; dua terakhir: umumnya hanya Fatihah. |
| Asar | 4 | Waktu Asar di Indonesia umumnya Syafii — selisih beberapa menit dari aplikasi lain normal; papan masjid menang. |
| Magrib | 3 | Rakaat ketiga sering lebih singkat dalam jamaah. |
| Isya | 4 | Witir terpisah — biasanya setelah Isya, ganjil. |
Contoh: Subuh (2 rakaat fardu)
Setelah delapan posisi hafal. Jadwal Subuh hari ini: Jakarta · Bandung.
- Niat Subuh fardu. Takbiratul ihram.
- Rakaat 1: qiyam → rukuk → sujud ×2 dengan jalsa di antaranya.
- Rakaat 2: berdiri → qiyam → rukuk → sujud ×2.
- Setelah sujud kedua, duduk tasyahud (Subuh selesai di sini).
- Salam kanan dan kiri. Selesai.
Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya menambah rakaat dan mengubah bacaan duduk vs berdiri. Kerangka sama; peta lebih panjang. Siap? Baca chart rakaat lengkap atau sholat sekali di belakang imam dan ikuti iramanya.
Halaman ini tidak akan
- Memilihkan mazhab atau debat panjang Hanafi vs Syafii soal Asar.
- Mengarang rujukan hadis.
- Mengatakan sholat yang terlewat “tidak apa” atau “hangus” — itu urusan pastoral.
Cek jam, lalu uji diri
Setelah jadwal hari ini, buka artikel salat atau kuis di aplikasi — sengaja salah satu pertanyaan. Hal dan doa di samping permainan; bukan chat mufti.
Daftar kota: Indonesia. Simpan kotamu. Buat akun jika mau streak kuis — situs tetap panduan, main di aplikasi.
Kami bukan ulama. Gerakan di atas sesuai yang kebanyakan guru ajarkan ke pemula; detail milik imam masjid setempat.


